Gambar Konflik Rohingnya

Seputar Konflik Rohingya

In Sosial by Jimmy ChandraLeave a Comment

Konflik Rohingya

Pemberitaan di media sosial maupun media cetak selalu membahas mengenai konflik Rohingya. Seperti yang sering kita lihat konflik tersebut telah berlangsung lama dan belum menemukan titik damai atas konflik ini. Konflik ini berlangsung di Negara Myanmar dimana kaum muslim Rohingya memiliki konflik dengan kaum budha di Negara tersebut. Dampaknya pun tidak hanya terjadi di Myanmar saja namun juga Negara-negara lain terkena dampak dari konflik tersebut, contohnya Indonesia. Negara Indonesia selama ini menjadi tempat tujuan para pengungsi Rohingya yang tersingkir dari Myanmar untuk menyelamatkan hidupnya dari konflik yang tengah berlangsung. Etnis muslim Rohingya sebenarnya telah tinggal di Myanmar untuk waktu yang cukup lama, namun etnis Rohingya tidak diakui oleh kedaulatan Myanmar sehingga membuat hidup mereka sungguh memprihatinkan. Mereka hidup tanpa sandang, pangan, dan papan. Untuk keperluan sehari-hari, mereka hanya mengandalkan bantuan dari beberapa pihak yang menaruh belas kasihan terhadap mereka.

Gambar seorang anak pengungsi konflik Rohingya

Gambar seorang anak pengungsi konflik Rohingya

Kerusuhan Rohingya sendiri dipicu oleh terjadinya kesenjangan HAM yang terjadi di Myanmar. Di Negara tersebut, kaum muslim di Myanmar menjadi kaum yang terbuang dimana pemerintahan tidak mengakui keberadaan mereka. Kerusuhan tersebut berawal di tahun 2012 dimana diskrimasi tersebut semakin menekan keberadaan mereka di tanah Burma tersebut. Hingga tahun 2015, pemerintahan Myanmar melakukan tindakan yang membuat kaum Rohingya merasa sangat terintimidasi di tanahnya sendiri. Pemerintah Myanmar mencopot status kewarganegaraan yag dimiliki oleh kaum etnis Rohingya. Dengan tidak memiliki kewarganegaraan, kaum Rohingya yang berjumlah lebih dari 1 juta penduduk tersebut akhirnya harus mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakan, baik dari pemerintahan Myanmar dan juga Bangladesh.

Gambar penolakan etnis pada konflik Rohingya

Gambar penolakan etnis pada konflik Rohingya

Penyebab konflik Rohingya sudah bisa dipastikan karena mereka tidak diterima oleh Negara Myanmar. Negara Myanmar pun berkelit ketika dimintai keterangan mengenai kaum Rohingya di Negara mereka. Myanmar merasa kaum etnis Rohingya bukan kaum asli Myanmar, hal tersebut dikarenakan perawakan kaum muslim Rohingya tersebut lebih mirip dengan warga Negara Bangladesh. Meskipun mereka memiliki kesamaan dengan kaum Bangladesh, namun ternyata pemerintahan Bangladesh pun tidak menghendaki kehadiran mereka. Jika terjadi konflik antar kaum Rohingya di Myanmar, mereka tidak bisa lari ke Bangladesh karena pemerintahannya menutup semua akses pintu masuk untuk kaum Rohingya masuk ke Negara mereka. Meskipun ada beberapa yang telah menjadi pengungsi di Bangladesh, namun kondisinya sungguh memprihatinkan. Banyak kaum Rohingya baik di Myanmar maupun di Bangladesh mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi, mereka mengalami penjajahan secara mental, fisik, finasial, dan seksual. Tidak sedikit kaum perempuan yang menjadi korban perkosaan dan banyak sekali kaum Rohingya yang telah dibantai hanya karena keberadaan mereka.

Gambar pengungsi pada konflik Rohingya

Gambar pengungsi pada konflik Rohingya

Akibat konflik antar etnis tersebut, maka banyak sekali kaum Rohingya yang mencoba keluar untuk melarikan diri ke Negara-negara tetangga Myanmar, salah satunya di Indonesia. Telah banyak dijumpai dbahwa kaum Rohingya melakukan pendaratan di salah satu provinsi di Indonesia yaitu Aceh untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Indonesia memberikan penampungan atau tempat mengungsi yang sebenarnya jauh dari kata layak untuk kaum Rohingya yang datang ke Indonesia dengan jumlah yang tidak sedikit. Pemerintah Indonesia mencoba mengembalikan mereka ke Myanmar, namun penolakan terjadi dari kedua belah pihak dimana kaum muslim Rohingya tidak ingin kembali ke Myanmar sedangkan Myanmar tidak mengakui keberadaan mereka sebaga warga Negara Myanmar dan menolak menjadi penyebab atas konflik Rohingya yang tengah terjadi.

Leave a Comment