Perbedaan businessman and enterpreneur

Inilah Perbedaan Businessman and Entrepreneur

In Sosial by Jimmy ChandraLeave a Comment

Dalam kehidupan sehari-hari, Anda mungkin tidak bisa membedakan satu hal dengan hal lainnya. Misalnya saja tidak bisa membedakan sebuah penyebutan. Hal ini wajar karena mungkin keterbatasan yang kita miliki atau banyaknya kata asing yang diserap ke dalam bahasa Indonesia. Itulah yang kadang membuat kita bias dalam menyebutkan satu hal. Contohnya dalam membedakan antara businessman and enterpreneur. Anda pasti belum banyak mengetahui perbedaan businessman and enterprenur. Biasanya kata businessman dan enterpreneur sering kita gunakan untuk seseorang yang mengelola atau memiliki usaha sendiri. Namun ternyata keduanya memiliki perbedaan yang kritikal. Berikut beberapa perbedaan yang membedakan kenapa penyebutan kedua istilah ini harus dibedakan.

Perbedaan Businessman and Enterpreneur, Kenapa Disebut Berbeda? 

Perbedaan businessman and enterpreneur 1

1 ) Pemilik usaha dan pemilih usaha

Perbedaan businessman and enterpreneur yang pertama adalah jika businessman adalah pemilik usaha sedangkan enterprenur adalah pemilih usaha. Maksudnya, adalah bahwa businessman adalah seseorang yang akan terus berkecimpung dalam usaha yang digelutinya, sedangkan enterpreneur akan terus berusaha membuat usaha-usaha baru. Itulah kenapa enterprenur disebut sebagai pemilih, karena enterpreneur dapat memilih sendiri usaha yang akan dijalankan.

2 ) Orientasi usaha

Perbedaan businessman and enterpreneur yang kedua adalah orientasi atau tujuan dalam menjalankan usaha. Jika businessman adalah profit oriented maka enterpreneur adalah customer oriented. Memang tujuan utama dalam menjalankan usaha adalah untuk mendapatkan keuntungan, namun disinilah letak perbedaan keduanya. Jika businessman menjalankan usaha awal dengan membeli sesuatu dengan harga yang murah untuk kemudian dijual dan mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya, maka enterpreneur merupakan seseorang yang bisa menciptakan peluang dari nol. Karena yang dilihat oleh enterpreneur adalah peluang atau pasar yang mana berhubungan dengan konsumen.

3 ) Cara membangun usaha

Selanjutnya yang membedakan antara businessman dengan enterpreneur adalah awal dari memulai usahanya. Businessman memulai usaha atau bisnis dari ide ataupun konsep yang sudah ada sebelumnya. Sedangkan enterpreneur membangun usaha dari membangun ide dan kemudian menjadikannya sebagai sebuah bisnis.

4 ) Sistem dan pola kerja

Perbedaan businessman and enterpreneur yang selanjutnya adalah sistem kerjanya. Jika seorang businessman bekerja untuk perusahaan maka berbeda dengan enterpreneur. Dalam enterpreneur justru perusahaan yang bekerja untuk mereka. Maksudnya ketika seorang enterpreneur sudah mengembangkan idenya untuk kemudian dijadikan sebagai bisnis, maka enterpreneur tersebut yang akan membayar perusahaan untuk bekerja dengannya. Tak jarang justru banyak perusahaan yang berlomba untuk bekerja bersama enterpreneur.

5 ) Gaya hidup 

Perbedaan terakhir yang membedakan businessman dengan enterpreneur adalah gaya hidup yang dijalani. Saat Anda menjadi seorang businessman, Anda akan mengalami tingkat stress yang sangat tinggi karena tuntutan pekerjaan yang akan terus mengejar Anda. Namun hal yang berbeda akan terjadi pada enterpreneur, karena pada dasarnya seorang enterpreneur bekerja sesuai dengan passionnya. Maka dari itu enterpreneur cenderung lebih happy dalam menjalankan pekerjaannya. Mengerjakan sesuatu sesuai dengan passion juga membuat seorang enterpreneur lebih antusias dalam menjalankan pekerjaannya. Selain itu juga, menjadi seorang businessman cenderung kurang memiliki waktu untuk keluarga karena jam kerja yang juga sudah diatur oleh perusahaan. Sedangkan enterpreneur berbeda, mereka bisa memiliki waktu bersama keluarga lebih banyak sementara usaha yang dijalankan tetap berjalan.

Bagaimana? Sekarang Anda sudah tahu bukan perbedaan businessman and enterpreneur? Dua kata yang mengacu pada sebuah pekerjaan yang sama namun memiliki konteks yang berbeda. Berdasarkan penjelasan tersebut Anda jadi bisa membedakan kapan saat Anda bisa memanggil seseorang sebagai businessman ataupun enterpreneur. Baik menjadi businessman ataupun enterpreneur pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, yang paling penting adalah bagaimana Anda menjalaninya.

Leave a Comment