Inilah 10 Upacara tradisi adat aneh dan unik yang cuma ada di Indonesia

In Unik, wisata by Jimmy ChandraLeave a Comment

Pastinya kita sudah mengetahui bahwa indonesia adalah negara kepulauan dengan keberagaman budaya dan suku. Karena adanya isolasi antar pulau membuat Indonesia memiliki tradisi, dialeg, dan budaya yang berbeda-beda. Dibalik perbedaan itu tersimpan sebuah perayaan-perayaan atau upacara tradisi yang aneh nan unik bagi orang awam atau yang di luar budaya tersebut. Dan berikut ini adalah 10 upacara tradisi yang aneh dan unik yang hanya bisa kita temukan di Indonesia.

10 Upacara tradisi adat yang aneh dan unik di Indonesia

1 ) Ritual Tiwah dari kalimantan tengah


Di kalimantan tengah ada sebuah tradisi yang di khususkan untuk orang yang sudah lama meninggal, yang bernama ritual atau upacara tiwah. Upacara ini biasa dilaksanakan oleh suku-suku dayak untuk mengantarkan tulang seseorang yang sudah meinggal tersebut menuju ke sebuah rumah yang mereka sebut sandung. Ritual atau upacara ini memiliki tujuan untuk meluruskan jalan arwah menuju surga.

2 ) Tradisi potong jari dari Papua

Upacara tradisi adat yang aneh dan sekaligus mengerikan ini datang dari suku dani yang bertempat di Papua. Tradisi ini memang sudah lama dilakukan oleh suku dani yang bertujuan menunjukan kesedihan mereka yang ditinggal karena ditinggal oleh sanak keluarganya. Bagi suku ini jari memiliki pengartian yang sangat dalam dan disimbolkan sebagai bentuk dari kebersatuan, kerukunan dan juga kekuatan.

3 ) Gigi Runcing suku dari mentawai

Warga mentawai dari kalimantan memiliki definisi kecantikan sendiri untuk wanita disana, dan kecantikan itu di rujuk ke dalam 3 kriteria sebagai berikut. Pertama, tubuh yang dihiasi oleh tato, kedua telinganya yang panjang dan ketiga adalah giginya yang runcing. Untuk peruncingan gigi wanita ini juga melalui tradisi upacara adat yang diyakini akan menambah kacantikan dan kharisma wanita tersebut.

4 ) Kebo-keboan dari banyuwangi

Upaca tradisi adat yang selanjutnya adalah kebo-keboan, ritual yang dilakukan satu tahun sekali ini diadakan setiap tanggal 10 Muharan tepatnya di laksanakan di desa Alasmalang, Singojuruh, Banyuwangi. Cara melakukan upacara atau perayaan adat ini mengharuskan beberapa laki-laki berdandan untuk menyerupai wujud dan membajak sawah, setalah itu kebo-keboan ini akan berlanjut di arak keliling desa oleh rakyat. Upacara ini bertujuan untuk meminta hujan ketika musim kemarau.

5 ) Tradisi adu betis dari Sulawesi selatan

Adu betis mungkin membuat kita ngilu setelah mendengarnya namun di Sulawesi selatan yang sebagian besar masyarakatnya adalah petani melakukan ini untuk mewujudkan rasa syukur mereka untuk musim panen. Ritual unik ini biasanya dilakukan oleh masyarakat sulse seprti di Dusun Paroto, Desa Sanaeko, Barebbo, Bone. Upacaranya juga simpel seperti namanya para pemuda kekuatannya agar bisa mengikuti tradisi adu betis ini.

6 ) Tradisi pemakanan suku minahasa dari Sulawesi Utara

Mungkin sudah banyak dari kita yang mengetahui tentang keunukan dari pemakanan suku Minahasa ini. Yang unik dan tidak biasa dari pemakaman ini adalah Suku minahasa memposisikan Jenazah secara duduk sambil memeluk kakinya, yang biasanya kita tahu jenazah harusnya di posisikan tidur. Selain harus dalam posisi duduk, arah posisi mayat harus menghadap ke arah utara. Hal ini disebabkan karena cerita turun temurun dari nenek moyang orang Minahasa.

7 ) Tabuik dari Sumatera Barat 

Tabuik adalah kata dari bahasa arab yang memiliki arti tabut atau mengarak. Upaca tradisi adat ini di lakukan oleh masyarakat di Pantai Barat, Sumatera barat. Acara tradisi ini selalu di gelar setiap hari Asyura yang jatuh pada tanggan 10 Muharram, acara ini bertujuan untuk memperingat dan bentuk ekspresi atas rasa duka yang mendalam umat islam di Pariaman terhadap cucu Nabi Muhammad SAW.

8 ) Dugderan dari Semarang

Setiap menjelang bulan suci Ramadhan masyarakat akan ramai-ramai untuk melaksanakan acara dugderan. Tradisi yang sudah turun menurun dilakukan ini memiliki ciri khas yakni mengarak-arak warak ngendok. Dan apakah itu Warak ngendok itu? warak ngendok adalah bintang rekaan yang bertubuh kambing, berkepala naga serta memiliki kulit sisik emas.

9 ) Bakar Tongkak dari Riau

Upacara adat tradisi ini selanjutnya datang dari etnis Tionghoa yang menetap di Bagansiapiapi, Riau. Upacara pembakaran kapal tongkak yang dilaksanakan setiap bulan juli ini sudah dilakukan oleh leluhur etnis Tionghoa disana yang bertujuan untuk tidak kembali ke tempat asal. Dan makna lainnya merupakan upacara tradisi peringatan dewa laut Ki Ong Ya dan Tai Su Ong yang digambarkan sebagai dewa dua sisi.

10 ) Tatung dari Singkawang

Upacara tradisi adat yang aneh dan unik yang terakhir adalah tataung, Upacara adat tatung ini di laksanakan di kota Singkawang menjelang Cap Go Meh. Perayaan Cap Go Meh di daerah ini berlangsung sangat meriah dengan kehadiran tatung. Dalam pawai yang diadakan sangat meriah ini para tatung akan kebal terhadap benda – benda tajam, jadi selama parade tatung akan melakukan peragaan seperti debus.

Leave a Comment