Indonesia hari ini : Dollar AS menembus angka Rp.14.500

In Berita by Jimmy ChandraLeave a Comment

Lagi-lagi rupiah tak kuasa menahan kedikdayaan USD yang semakin kuat, USD pada hari ini mencapai level tinggi terbarunya yaitu Rp.14.158/USD.

Fauzi Ichsan sebagai Direktur Eksekutif Lembaga penjamin simpanan atau LPS ,pelemahan rupiah terhadap dollar AS bukanlah hal yang harus di khawatirkan ,karena hal ini bersifat sementara.

Dikutip dari finance.detik.com ,ujar fauzi dalam HUT ke 10 dalam tema seminar ‘Managing financial Turbulance’. “Tingkat permodalan bank itu cukup besar, kalau dengan pelemahan rupiah tersebut dipicu oleh penguatan dolar AS terhadap mata uang Asia secara umum, ini bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Kami juga melihatnya sebagai sesuatu yang sifatnya temporer,” Ritz carlton pacific place, jakarta, selasa (22/9/2015)

Fauzi sendiri mengungkapkan ada eberapa faktor yang terus membuat rupiah melemah, faktor yang pertama adalah devaluasi mata uang china yaitu Yuan. yang lainnya adalah perlambatan ekonomi di china, faktor politik di malaysia, dan perkiraan kenaikan suku bunga Bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed)

“Faktor-faktor tadi memang melemahhkan mata uang negara-negara yang sedang berkembang terutama yang bergantung pada komoditas Seperti Brasil, Rusia, dan indonesia” Ujar fauzi.

Menurut direktur LPS tersebut indonesia akan menunggu kepastian dari the Fed menaikkan tingkat suku bunganya, yang diperkirakan akan dilakukan pada desember tahun ini.

“Kami melihat bahwa paling cepat kenaikannya di bulan Desember bahkan bisa di semester pertama tahun 2016. Otomatis investor global yang telah menarik dana dari negara berkembang dan sekarang memarkir dana mereka di pasar uang dolar AS akan kembali,” terang fauzi.

Fauzi kembali menambahkan pasar keungan indonesia masih cukup kompetitif dari pada negara lainnya. suku bunga yang tinggi menjadikan indonesia, dilirik sebagai salah satu negara yang menguntungkan.

“Kalau kita lihat fair value (nilai wajar) kurs dolar rupiah itu kan di Rp 12.000, jadi kalau misal kurs dolar di Rp 14.500 itu jauh dari fair value. Tentu dalam keadaan kepanikan pasar, fair value bisa jauh dari market value. Tetapi dalam keadaan normal, market value akan mendekati fair value,” jelasnya.

Rupiah akan berpeluang rebound ketika untuk angka Rp.14.000 bahkan dibawah dari itu jika keadaan normaltelah kembali normal.

 

Leave a Comment