Cara pengembangbiakan tanaman anggrek 1

Cara Pengembang biakan Tanaman Anggrek yang Baik dan Benar

In Pengetahuan by Jimmy ChandraLeave a Comment

Anggrek merupakan salah satu bunga yang cantik untuk dipajang di taman rumah. Namun, terkadang banyak orang yang berpendapat bahwa membeli benih anggrek akan sangat mahal. Karena itu, beberapa orang berusaha menemukan cara pengembangbiakan tanaman anggrek dari tanaman yang mereka miliki. Lalu sebenarnya bagaimana cara budidaya tanaman bunga yang cantik ini dengan benar? Berikut penjelasannya untuk Anda.

Poin Penting Dalam Cara Pengembangbiakan Tanaman Anggrek

Cara pengembangbiakan tanaman anggrek

Sebenarnya ada 2 cara yang bisa dilakukan ketika Anda ingin mengembangbiakkan tanaman Anggrek. Kedua cara tersebut adalah sebagai berikut.

1 ) Dengan perbanyakan organ vegetatif

Cara pengembangbiakan tanaman anggrek yang pertama adalah dengan cara perbanyakan organ vegetative tanaman bunga tersebut. Keuntungan menggunakan cara ini adalah bibit tanaman akan mewarisi sifat yang sama dengan induknya. Perbanyakan vegetatif sendiri bisa dilakukan dengan banyak cara yang diantaranya adalah setek pucuk, pemotongan keiki, pemisahan rumpun, dan pemotongan tunas anakan. Masing-masing cara tersebut tidak bisa diaplikasikan untuk semua jenis tanaman anggrek karena masing-masing varian tanaman anggrek memiliki sifat perkembangbiakan yang belum tentu sama.

Cara pengembangbiakan anggrek dari berbagai varian yang menggunakan perbanyakan organ vegetatif bisa dipahami dari contoh berikut. Perbanyakan vegetatif dengan pemotongan tunas, misalnya, dapat diberlakukan untuk anggrek Phalaenopsis.

Tunas anakan bunga ini yang biasanya akan muncul di ujung akar atau tangkai dapat dipotong dan ditanam pada media tanam anggrek. Sementara itu, pemotongan keiki bisa diaplikasikan pada Dendrobium. Untuk jenis anggrek Arachnis dan Vanda, Anda bisa menggunakan sistem setek pucuk. Setek pucuk merupakan pemotongan ujung batang yang telah memiliki 2 akar dan menanamkannya pada media pot atau bedengan.

2 ) Dengan Perbanyakan Biji

Cara pengembangbiakan tanaman anggrek yang kedua adalah dengan perbanyakan biji. Jadi, biji tanaman anggrek yang telah masak disemai ke media persemaian. Media persemaian tersebut umumnya menggunakan botol bening. Namun, Anda juga bisa menggunakan gelas, lemari kaca, atau toples. Media yang Anda pilih tersebut kemudian diisi dengan unsur hara yang bisa dibuat dari bahan alami seperti air tomat segar, agar-agar, dan air kelapa. Anda juga bisa menggunakan resep Chang yang terdiri atas agar-agar, air bersih, gula pasir, minyak ikan, dan pepton.

Karena masing-masing jenis biji dari varian anggrek memiliki tingkat kematangan yang tidak sama, Anda perlu mengetahui kategori matang dari biji varian anggrek yang dimiliki. Sebagai contoh, untuk Anggrek Cattleya, buah anggrek akan masak setelah 9-10 bulan.

Namun Anda bisa memetiknya pada umur 8 bulan. Pada cara pengembangbiakan tanaman anggrek dengan biji, protocorm biji anggrek yang ditempatkan di media semai akan tumbuh menjadi kecambah kemudian semakin tumbuh hingga menjadi tanaman anggrek dengan asupan unsur hara yang cukup. Jangan lupa untuk memindahkan anggrek yang telah tumbuh ke media yang lebih besar apabila media lama dirasa tidak sanggup lagi menopang tanaman ini.

Jadi bisa disimpulkan bahwa pengembangbiakan tanaman anggrek yang beraneka jenis juga cukup beragam. Anda bisa memilih apakah akan menggunakan cara perkembangbiakan tanaman anggrek dengan sistem vegetatif atau biji. Hampir semua jenis tanaman anggrek sebenarnya bisa dikembangbiakkan dengan perbanyakan vegetatif maupun biji. Sebagai contoh, anggrek Phaleonopsis yang bisa dikembangbiakkan dengan biji juga bisa dikembangbiakkan dengan vegetatif tunas anakan. Satu hal yang harus selalu diperhatikan adalah Anda harus selalu telaten merawat kebutuhan unsur hara dan air pada tanaman anggrek yang ditanam.

Leave a Comment