strategi pemasaran steve jobs 1

Belajar Dari Steve Jobs, Inilah Strategi Pemasaran yang Digunakan Oleh Apple

In Bisnis by Jimmy ChandraLeave a Comment

Bicara soal gadget dan teknologi, siapa yang tidak mengenal Steve Jobs. Beliau adalah pebinis besar yang mendirikan Apple Inc. sekaligus merupakan mantan CEO di perusahaan tersebut.  Strategi pemasaran Steve Jobs telah sukses membimbing Apple untuk menjadi pelopor teknologi revolusioner melalui produk-produk teknologi komunikasi mutakhir, mulai dari komputer, alat portable, dan teknologi layar sentuh. Steve Jobs dan Apple juga pernah mengalami masa-masa sulit. Bahkan Steve Jobs pernah terpaksa keluar dari perusahaan yang ia dirikan sendiri. Namun siapa sangka, ia kembali bangkit dan bahkan melakukan inovasi besar yang akhirnya semakin membangun Apple untuk menjadi perusahaan teknologi ternama di dunia.

Kesuksesan Apple tidak terlepas dari upaya dan strategi pemasaran Steve Jobs yang luar biasa, yang tentunya patut dicontoh oleh semua pelaku bisnis. Belajar dari strategi Steve Jobs dalam pemasaran produk, inilah yang harus para pebisnis lakukan:

Hal Penting dalam Strategi Pemasaran Steve Jobs

strategi pemasaran steve jobs 2

1 ) Strategi Harapan Rendah dan Melebihi Harapan (Under-promise and over-deliver strategy)

Strategi pemasaran Steve Jobs yang satu ini merupakan langkah cerdas untuk “menenangkan” pesaing dan membahagiakan konsumen. Steve Jobs menetapkan harapan yang lebih rendah akan suatu produk untuk meminimalkan resiko “penyerangan” dari pesaing. Ketika produk yang diluncurkan ternyata melampaui harapan, tentunya ini merupakan sebuah “kejutan” untuk konsumen, sehingga strategi ini memberikan sesuatu yang melampaui harapan kepada publik.

2 ) Menjual Mimpi dan Ide, Bukan Produk

Mengapa sebuah produk bisa dijual dengan harga yang mahal?karena konsumen percaya Anda mimpi dan ide yang sangat bernilai di dalamnya, yang tidak dapat ditiru oleh siapapun. Oleh karena itu, Steve Jobs selalu mendorong timnya untuk tidak pernah berhenti bermimpi karena mimpi melahirkan ide, dan ide dapat dijual dengan harga mahal.

3 ) Membidik Target Potensial

Produk Apple bukanlah produk yang “asal-asalan”. Selama bertahun-tahun, tim Apple melakukan riset dan analisa pasar dan konsumen sebelum merilis satu jenis produk. Steve Jobs dengan elegan membimbing Apple untuk mengekslusifkan diri sehingga produk-produknya selalu dipercaya konsumen untuk memenuhi kebutuhan mereka di masa kini dan masa depan.

4 ) Berinovasi dengan “Membungkus” Kemewahan dengan Kesederhanaan

Kesederhanaan (simplicity) selalu ditonjolkan oleh Apple dalam setiap desain produknya. Steve Jobs dikenal sebagai seseorang yang menyukai hal sederhana dan minimalis, dan ini diterapkan dalam setiap desain produk Apple. Tampaknya, Steve Jobs memakai filosofi bahwa “sesuatu bisa dilakukan dengan sederhana, mengapa dibuat rumit”. Namun, dibalik kemasan kesederhanaan desain produk gadget Apple, tersimpan sistem teknologi yang luar biasa. Inilah yang disebut sebagai “kemewahan di dalam kesederhanaan” sebagai salah satu strategi pemasaran Steve Jobs yang brilian.

5 ) Selalu Mencari Solusi

Prinsip ini terkait dengan “under-promise and over-deliver strategy” pada poin pertama. Secara sederhana, mencari solusi jauh lebih penting daripada promosi berlebihan yang beresiko mengecewakan konsumen. Menerapkan under-promise atau harapan rendah disertai dengan upaya mencari solusi untuk memberikan lebih merupakan strategi efektif untuk ekspansi pasar.

Ke-lima poin tersebut menjadi “ruh” Apple  dalam setiap perjalanannya hingga mampu mencapai puncak kesuksesan di masa ini dan (mungkin) masa depan. Tentu saja bukan hal yang mustahil bagi Apple untuk bertahan di posisi ini atau lebih tinggi selama puluhan tahun ke depan. Strategi pemasaran Steve Jobs tidak hanya membawa kesejahteraan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk banyak pihak.

Leave a Comment